Skip to content

Jepang Akan Menunda Rencana Perpanjangan Jalur Shinkansen Hokkaido Hingga Tahun 2031

Photo by Luna Kay / Unsplash

Pemerintah Jepang akan menunda rencana perpanjangan jalur kereta peluru shinkansen Hokkaido ke Sapporo pada musim semi 2031 di tengah penundaan konstruksi dan rencana kota tersebut untuk membatalkan tawarannya sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2030.

Kementerian Transportasi dan Hokkaido Railway Co. akan mengatur tenggat waktu baru, tetapi proyek perpanjangan jalur sepanjang 212 kilometer antara Shin-Hakodate-Hokuto dan Sapporo masih menghadapi kekurangan tenaga kerja di sektor konstruksi, yang diperkirakan akan semakin parah saat Jepang memberlakukan peraturan lembur pada tahun 2024.

Langkah ini diambil karena pekerjaan konstruksi diperkirakan akan terlambat hingga empat tahun dari jadwal yang telah ditetapkan karena adanya masalah seperti batu besar yang menghalangi pembangunan terowongan.

Kereta peluru ke Sapporo tidak akan terealisasi tepat waktu untuk Olimpiade bahkan jika konstruksi berjalan sesuai jadwal.

Sejauh ini, kementerian tersebut masih berpegang pada tenggat waktu 2031, dan berhati-hati untuk tidak mengumumkan penundaan terlalu cepat seandainya Sapporo menjadi tuan rumah Olimpiade, dan penyelesaiannya dapat dipercepat, menurut seorang pejabat senior kementerian tersebut.

Sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan bahwa Sapporo akan membatalkan tawarannya untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2030 dan sebagai gantinya akan menargetkan untuk menyelenggarakan pertandingan pada tahun 2034 atau lebih.

Pemerintah menyetujui perpanjangan jalur kereta peluru pada tahun 2012, dengan perkiraan biaya sebesar 1,67 triliun yen ($11,2 miliar). Perkiraan tersebut melonjak menjadi 2,32 triliun yen tahun lalu karena meningkatnya biaya material.

Comments

Latest