TOKYO, KEiKO — SCANDAL merilis album studio ke-12 berjudul "ECHO" pada 27 Mei 2026. Album ini menjadi persembahan spesial menjelang perayaan 20 tahun perjalanan karier band yang akan jatuh pada Agustus mendatang.
Berisi sembilan lagu, album ini dikerjakan bersama enam kreator yang sebagian besar sudah lama berkontribusi pada musik SCANDAL. Beberapa nama yang terlibat antara lain Hidenori Tanaka — yang sebelumnya menulis "LOVE SURVIVE" dan "Yoake no Ryuuseigun" — serta Yuuichi Tashiro di balik "Shunkan Sentimental" dan "SCANDAL BABY". Album ini juga menghadirkan Satomi Shiraishi, Tomohiro Okubo, dan KUBOTAKAI, musisi yang satu agensi dengan SCANDAL.

Wawancara dilakukan secara terpisah — HARUNA (vokal/gitar) bersama RINA (drum/vokal), dan MAMI (gitar/vokal) bersama TOMOMI (bass/vokal). Pendekatan ini dipilih untuk menangkap perspektif masing-masing anggota secara lebih mendalam.
Memperluas Kolaborasi
Menurut HARUNA, jumlah kreator yang terlibat kali ini sengaja diperbanyak. "Kami meminta KUBOTAKAI dari agensi yang sama. Ada keinginan untuk mencoba tantangan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya," ujarnya. Ia menambahkan bahwa tidak menulis lagu sendiri justru membuka kemungkinan eksplorasi yang lebih luas.
RINA menambahkan bahwa album ini menjadi kesempatan untuk melihat bagaimana orang lain memandang SCANDAL saat ini. "Musik seperti apa yang menarik jika dimainkan oleh SCANDAL? Kami ingin membuat satu album dengan memikirkan hal itu bersama para kreator," katanya.

RINA mengaku masuknya perspektif eksternal memberi dimensi baru pada musik mereka. "Ada jarak yang pas dan perspektif dari luar yang masuk sehingga kebaikan kami yang bahkan tidak kami sadari ikut tertuang dalam lagu. Sensasi menyenangkan itu hanya bisa muncul lewat kolaborasi," ungkapnya.
Produksi dengan Cara Baru
Untuk pertama kalinya dalam sejarah SCANDAL, proses rekaman dilakukan secara terpisah. Masing-masing anggota merekam bagiannya tanpa kehadiran anggota lain di studio. "Itu sangat sehat," kata HARUNA.
Sebelumnya, keempat anggota selalu berada di studio yang sama dari pagi hingga malam selama proses rekaman. Pendekatan baru ini memberi lebih banyak waktu untuk latihan individu. "Mendengarkan hasil akhirnya, saya bisa merasakan kepercayaan diri masing-masing dalam permainan mereka," lanjutnya.

RINA mengakui jadwal produksi yang ketat menjadi alasan di balik metode ini. Tapi setelah dijalani, hasilnya justru positif. "Kami bisa menilai diri sendiri, ada semacam ego positif yang muncul. Pengalaman yang menarik," ujarnya.
Keita Kawaguchi, yang telah bekerja sama dengan SCANDAL sejak awal karier, turut menyumbangkan lagu "Heaven" dengan sentuhan jazz. RINA menyebut setiap kreator memberi tantangan baru. "Album ini penuh dengan pembelajaran dan pertumbuhan — baik dari segi performa, lirik, semuanya," katanya.
SCANDAL dijadwalkan menggelar konser spesial "SCANDAL 20th Anniversary Live 'Chapter 20'" di Osaka Castle Hall pada Agustus 2026. Ini menjadi konser pertama mereka di venue tersebut dalam lima tahun terakhir.